Berita Kota Bukittinggi

Unsur Pemerintahan Daerah Kota Bukittinggi Menyatukan Gerak Dalam Memutus Mata Rantai Penyebaran COVID-19




Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus korona-19 di kota Bukittinggi, Pemko terus giatkan penyemprotan disinfektan di berbagai lokasi. Hari ini, Selasa (24/03), kegiatan penyemprotan memasuki hari kedelapan.  

Sebelum kegiatan dimulai, dalam taklimatnya kepada petugas penyemprotan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta SKPD di halaman rumah dinas Walikota, Wako Ramlan Nurmatias memberikan arahan terkait kegiatan yang dilakukan. “Hari ini merupakan hari kedelapan kita melakukan penyemprotan. Penyemprotan akan terus kita lakukan dalam bulan ini sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19”, ujar Wako. “Prioritas penyemprotan kita adalah  pagar dan dinding bangunan kantor, sekolah, mesjid/mushala dan rumah warga” sambung Wako.          

Kegiatan penyemprotan kali ini menyasar wilayah kelurahan Belakang Balok, Bukit Cangang Kayu Ramang, dan Birugo. Bersamaan dengan kegiatan penyemprotan, Wako bersama unsur Forkopimda juga turun kejalan untuk menghimbau serta mensosialisasikan langkah-langkah pencegahan penyebaran COVID-19 kepada masyarakat.  

Dalam himbauan yang dilakukan secara bergantian oleh unsur Forkopimda dari atas kendaraan operasional Polres, Wako Ramlan dan anggota Forkopimda terus mengingatkan serta menggugah kesadaran masyarakat untuk melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Mengurangi aktivitas berkumpul, menghindari kontak fisik seperti bersalaman, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, membawa sajadah sendiri apabila salat di mesjid/mushala dan makan makanan yang bergizi merupakan himbauan yang terus didengungkan oleh Walikota serta anggota Forkopimda lainnya. Himbauan tersebut merupakan serangkaian tindakan pencegahan yang memungkinkan untuk dilakukan oleh setiap pribadi warga dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19.    

Selanjutnya, Wako beserta anggota Forkopimda melakukan pengecekan kesehatan menggunakan thermo gun (alat pengukur suhu tubuh) terhadap pengemudi dan penumpang kendaraan yang memasuki kota Bukittinggi dari arah Payakumbuh. Menyusul kebijakan merumahkan ASN Pemko yang sedang dalam kondisi hamil, dalam kesempatan tersebut Wako juga memutuskan untuk merumahkan ASN di lingkungan Pemko yang dalam kondisi menyusui mulai hari Kamis (26/03) sampai 14 hari ke depan.

LINK DIREKTORI