Berita Kota Bukittinggi

Resmikan Kinantan Bird Park, Wako: Kembangkan Konsep Wisata Edukasi




Keseriusan Pemerintah Kota Bukittinggi dalam melakukan peningkatan dan pengembangan sektor kepariwisataan, salah satunya melalui pembenahan infrastruktur obyek wisata, mulai menampakkan hasil. Senin, (14/09), Wali Kota M.Ramlan Nurmatias resmikan (soft launching) Kinantan Bird Park yang berlokasi di dalam obyek wisata Taman Margasatwa Kinantan. Peresmian Kinantan Bird Park tersebut merupakan hasil awal dari pelaksanaan revitalisasi yang dilakukan Pemerintah Kota secara berkesinambungan terhadap Taman Margasatwa Kinantan sejak tahun 2018 lalu.  


Pembangunan Kinantan Bird Park yang menelan biaya sekitar Rp10,34 milyar tersebut sebagaimana disampaikan Drs.Supadria, M.Si, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, merupakan satu dari 6 (enam) zona yang akan dibangun sesuai dengan masterplan revitalisasi Taman Margasatwa Kinantan. Kinantan Bird Park yang merupakan zona burung (aves) tersebut terdiri dari dua bentuk bangunan. Bangunan utama yang berbentuk kubah (dome) disebut sebagai aviary, diisi dengan jenis burung yang dapat hidup berkelompok namun tidak membahayakan bagi pengunjung. Sedangkan bangunan lainnya berbentuk kandang dengan dimensi yang cukup luas diisi dengan jenis burung yang memiliki paruh, seperti jenis burung kakak tua, elang dan lain sebagainya. Dengan lima zona lainnya yang pembangunannya dilakukan secara berkesinambungan, seperti zona reptil, karnivora, herbivora, omnivora, dan primata, pengunjung nantinya dapat menikmati obyek wisata Taman Margasatwa Kinantan dengan konsep satu jalur.               


Dalam sambutannya, Wali Kota M.Ramlan Nurmatias sebutkan  Taman Margasatwa Kinantan memiliki sejarah yang panjang, jauh sebelum masa perjuangan kemerdekaan. Lebih lanjut Ia menyampaikan inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota terhadap obyek wisata di Bukittinggi, dalam hal ini terhadap obyek Taman Margasatwa Kinantan, merupakan bentuk pelayanan Pemerintah Kota kepada wisatawan. Wako Ramlan juga ungkapkan bahwa dengan revitalisasi yang dilakukan terhadap Taman Margasatwa, selain sebagai obyek wisata ia juga dapat menjadi media edukasi bagi para pengunjung. “Taman Margasatwa Kinantan ini nantinya tidak saja hanya sebagai tempat melihat satwa, namun juga menjalankan fungsi edukasi kepada para pengunjungnnya, dan mudah-mudahan ke depannya juga dapat menjalankan fungsi konservasi atau perlindungan terhadap satwa yang di rawat di sini” ujarnya. “Kita juga tidak hanya meningkatkan fasilitas fisik semata, namun kesejahteraan serta perawatan terhadap satwa-satwa di Taman Margasatwa Kinantan juga senantiasa akan kita tingkatkan,” sambungnya lagi. Acara peresmian Kinantan Bird Park diakhiri dengan pelepasan burung yang dilakukan oleh Wali Kota ke dalam aviary.

LINK DIREKTORI