Berita Kota Bukittinggi

Pemko Bukittinggi Tahun Depan Targetkan Nilai SAKIP Predikat A




Untuk penguatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah  (SAKIP) Pemko  Bukittinggi baik tingkat kota maupun SKPD, Tim SAKIP Kota Bukittinggi menggelar kegiatan Pemaparan SAKIP masing – masing SKPD dihadapan Tim SAKIP Kota Bukittinggi yang dihadiri oleh Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Sekretaris Daerah Yuen Karnova dan para Asisten serta Kepala SKPD, Sekretaris dan Kasubag Perencanaan SKPD bertempat di Hall Utama Balaikota Bukittinggi, Senin (28/5).

Pemaparan yang dilakukan oleh masing – masing kepala SKPD terhadap SAKIP SKPD yang bersangkutan untuk melihat kesiapan kota Bukittinggi dalam meningkatkan evaluasi SAKIP tahun 2018 mengingat telah dilakukan beberapa tahapan dan fasilitasi oleh KemenPAN RB dan Tim SAKIP Kota Bukittinggi.

Sebagaimana yang disampaikan Walikota Bukittnggi dalam sambutannya, sesuai dengan hasil evaluasi bahwa permasalahan terkait SAKIP yang terjadi bahwa, “dimana tidak jelasnya hasil yang dicapai karena  dalam merumuskan tujuan atau sasaran tidak berorientasi hasil dan ukuran kinerja yang dirumusan juga tidak jelas serta tidak efektif dan efisien dimana tidak adanya keterkaitan antara program atau kegiatan dengan tujuan atau sasaran, sehingga program yang yang dijalankan tidak mendukung pencapaian tujuan atau sasaran dan cendrung hanya melaksanakan kegiatan yang sudah menjadi kebiasaan pada tahun – tahun sebelumnya, sehingga mengakibatkan penganggaran kita belum efektif”, jelas Ramlan.

Guna memperbaiki persoalan Akuntabilitas tersebut, kemudian Walikota Ramlan juga menyerukan untuk memperbaiki sistem akuntabiliatas di masing-masing SKPD dengan langkah nyata yang meliputi memperbaiki rumusan tujuan atau sasaran yang dilengkapi dengan ukuran atau indikator kinerja yang jelas dan berorientasi  hasil atau outcome, dan kemudian memastikan bahwa turunan kinerja atau cascading telah ditetapkan sampai ke level organisasi terkecil dengan logic model yang focus pada tujuan sehingga terwujud perencanaan pembangunan yang terintegrasi.

Kemudian Ramlan juga mengingatkan bahwa Kepala Dinas harus menguasai cascading dan dokumen perencanaan SKPD, dalam perencanaan haruslah berdasarkan kebutuhan tidak berdasarkan keinginan, jangan dibiasakan kebiasaan lama hanya sekedar penyerapan anggaran tetapi sasaran tidak tercapai, program harus jelas dan terarah, optimalisasi penerapan SAKIP merupakan salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi anggaran, pungkasnya.

Pemaparan SAKIP oleh masing – masing SKPD dan dilanjutkan dengan pembahasan oleh Tim SAKIP kota, Ramlan optimis dengan target nilai SAKIP kota Bukittinggi tahun depan mendapat predikat A. (Ylm)

 

 

  • 21-12-2016

    Kegiatan Ulang Tahun Kota Bukittinggi yang ke-232

LINK DIREKTORI