Berita Kota Bukittinggi

Menuju Kota Sehat Swatisaba Wistara 2019, Forum Kota Sehat Bukittinggi Gelar Workshop




Setelah tahun lalu Bukittinggi berhasil menerima anugerah sebagai Kota Sehat Tahun 2017, yang dikenal dengan Swasti Saba Wiwerda (Pembinaan). Maka Bukittinggi melangkah mempersiapkan diri untuk mengikuti Penilaian Kota Sehat menuju Swastisaba Wistara 2019. Salah satu langkahnya dengan mengadakan Workshop Penyelenggaraan Kota Sehat Kota Bukittinggi Menuju Swastisaba Wistara 2019. Kegiatan dibuka Wakil Walikota Bukittinggi Irwandi dan berlangsung pada Rabu (21/11) di Hall Badan Keuangan Bukittinggi.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Irwandi mengatakan Swasti Saba atau Kota Sehat merupakan penghargaan yang diberikan kepada pemerintah kabupaten kota sehat yang terbagi dalam tingkatan Padapa (pemantapan), Wiwerda (pembinaan) dan Wistara (pengembangan).
Kota sehat merupakan kondisi kota bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni penduduk, yang dicapai melalui terselenggaranya beberapa tatanan yang terintegrasi dan disepakati masyarakat serta pemerintah daerah.

Penghargaan Swastisaba Wiwerda yang telah kita raih merupakan perwujudan perilaku hidup sehat dari warga Bukittinggi. Penghargaan tersebut tentunya merupakan pengaruh dari pelaksanaan pola perilaku hidup sehat dan bersih yang selalu mengalami peningkatan di masyarakat Bukittinggi. kedepan Irwandi berharap dapat ditingkatkan menjadi Swastisaba Wistara dimana konsep hidup sehat dan sejahtera telah berkembang dan membudaya di masyarakat.

Lebih lanjut Irwandi mengatakan, ada 9 (Sembilan) tatanan yang menjadi penilaian kota sehat, yakni ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, kawasan pariwisata sehat, kawasan industry dan perkantoran sehat, kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi, kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum, kehidupan social yang sehat, kawasan pertambangan sehat dan kawasan hutan sehat.

Kota Bukittinggi meraih penghargaan Sawsti Saba Wiwerda tahun lalu karena dari Sembilan tatanan tersebut ada lima tatanan yang terpilih. Karena itu Pemko Bukittinggi mempunyai komitmen untuk mewujudkan tatanan dari kota sehat itu dan agar menjadi perilaku dan budaya warga kota, karena penilaian kota sehat itu fokus pada adanya proses dan upaya perbaikan kesehatan melalui partisipasi masyarakat yang terorganisir pada forum Kota Sehat.

Ada dua narasumber dari Dirjen Kesehatan Lingkungan dan Dinas Kesehatan Propinsi yang akan memberikan arahan, trik dan tips-tips kepada stakeholder terkait yang hadir untuk persiapan penilaian Swastisaba Wistara bagi Kota Bukittinggi. karena itu Irwandi berharap workshop hari ini peserta harus aktif, melakukan komunikasi dan berdiskusi yang bisa kita implementasikan dalam persiapan kita.

Penghargaan Kota Sehat itu bukanlah merupakan target akhir, walaupun penghargaan itu kebanggaan dan bukti kita bekerja. Tapi yang paling penting adalah upaya Kota Bukittinggi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Ylm)

 

  • 21-12-2016

    Kegiatan Ulang Tahun Kota Bukittinggi yang ke-232

LINK DIREKTORI