Berita Kota Bukittinggi

Masuki Masa Purna Bhakti, Pengabdian Zulfa Akmal Diapresiasi




Zulfa Akmal, seorang Aparatur Sipil Negara di lingkungan pemko Bukittinggi, terhitung 1 Januari 2019, akan memasuki masa purna bhaktinya. Senin (31/12), menjadi hari terakhirnya menjadi seorang pegawai negeri sipil dan menggenapkan masa kerjanya selama 32 tahun.

Pada hari terakhir masa kerjanya itu, Senin, (31/12), dalam apel pagi bersama di halaman Balaikota Bukittinggi, Zulfa Akmal diberikan kepercayaan untuk memimpin apel pagi, sembari mengucapkan selamat perpisahan dan pamit kepada seluruh pegawai di lingkungan sekretariat daerah.

Zulfa Akmal, Kabag Kesra Setdako Bukittinggi, mengaku terharu dengan apresiasi perpisahan yang dilaksanakan pimpinan dan para sahabat sesama ASN di lingkungan pemko Bukittinggi. Ia bangga telah mengabdikan diri sebagai pelayan masyarakat di kota Bukittinggi.

“Kami mohon maaf atas segala kesalahan yang dilakukan selama masa pekerjaan dan bergaul dalam kehidupan sehari-hari. Atas nama pribadi dan keluarga, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar -besarnya untuk pemerintah kota Bukittinggi yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk sejumlah  jabatan yang diamanahkan kepada kami. Semoga menjadi berkah dan diridhoi Allah SWT,” ucapnya.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengapresiasi kinerja dan pengabdian yang telah dilaksanakan Zulfa Akmal selama bekerja sebagai ASN di lingkungan pemerintah kota Bukittinggi.

“Banyak permasalahan yang dapat diselesaikan dengan kedekatannya bersama masyarakat. Salah satunya, penyelesaian konsolidasi tanah bypass. Nama Zulfa Akmal memiliki peran penting dalam meraih kepercayaan masyarakat untuk menuntaskan PR pemerintah yang sudah menahun itu. Terima kasih kepada Bapak Zulfa Akmal,” ujar Wako.

Sementara itu, Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi, sosok Zulfa Akmal, merupakan sumber daya yang sangat loyal terhadap pekerjaan, pimpinan dan bertanggung jawab dengan tugas, bangsa dan negara. Banyak jabatan strategis yang pernah dipegang oleh Zulfa Akmal dan seluruhnya diselesaikan dengan baik.

“Meskipun telah pensiun nanti, pemikiran dan masukan dari Zulfa Akmal masih sangat dibutuhkan untuk penerusnya di pemerintahan. Sehingga roda pemerintahan ini dapat berjalan dengan kolaborasi yang baik antara aparatur dengan para pensiunan yang kaya dengan pengalaman kerja. Walaupun sudah masuki masa purna bhakti, silaturrahmi kita jangan sampai terputus,” pesan Irwandi.

Beberapa kegiatan pun dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi perpisahan Zulfa Akmal. Setelah apel pagi, beberapa Asisten dan Kabag ‘ngopi bareng’ di ruang kerja yang akan ditinggalkannya. (Ylm)

 

LINK DIREKTORI