Berita Kota Bukittinggi

Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bukittinggi Rumuskan Langkah-Langkah Pencegahan




Pemko terus memantau perkembangan situasi dan kondisi pandemi virus Corona-19 (COVID-19) di Kota Bukittinggi. Setelah kemarin, Selasa (17/03) dilakukan upaya pencegahan berupa penyemprotan cairan disinfektan dibeberapa lokasi obyek wisata serta fasilitas umum yang dipimpin langsung oleh Walikota Bukittinggi. Hari ini Rabu (18/03) pagi bertempat di Aula Balaikota Bukittinggi dilakukan Rapat Terpadu terkait percepatan penanganan COVID-19 yang juga dipimpin langsung Walikota diikuti segenap anggota Gugus Tugas Penanganan Virus Corona-19 Kota Bukittinggi, yang terdiri dari unsur Forkopimda, SKPD, rumah sakit, PHRI, ASITA, pimpinan BUMN dan BUMD, pimpinan instansi vertikal dan stake holder lainnya.

 

Wako Ramlan Nurmatias diawal rapat menyebutkan bahwa pembentukan Gugus Tugas tersebut dalam rangka pengkoordinasian perumusan langkah-langkah pencegahan serta sinergitas dalam pelaksanaannya di lapangan. Lebih lanjut Wako menyampaikan bahwa pandemi virus Corona-19 tidak bisa disepelekan karena menyangkut kehidupan orang banyak. Segenap komponen harus bersatu dalam melakukan upaya-upaya pencegahan dan menjadikannya sebagai bentuk tanggung jawab kolektif. “Kita harus menyatukan hati dalam melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran virus Corona di Kota Bukittinggi dan menjadikannya sebagai bentuk rasa tanggung jawab bersama dalam melaksanakannya”, himbau Wako.      

 

Meski belum ada satupun warga yang positif terjangkit COVID-19, namun menyikapi kondisi terakhir dengan telah adanya 3 (tiga) orang yang berstatus PDP (Pasien dalam Pengawasan) yang saat ini dalam penanganan tim medis RS.Ahmad Muchtar, Wako mengambil kebijakan untuk meliburkan TK/PAUD, SD dan SLTP serta tempat-tempat kursus/les/bimbingan belajar di Kota Bukittinggi selama 14 (empat belas) hari terhitung mulai hari Kamis tanggal 19 Maret 2020. Adapun untuk SLTA dan SMK dikarenakan berada di bawah pembinaan Pemprov, serta sekolah-sekolah yang berada di bawah pembinaan Kementerian Agama, kebijakan tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut.

 

Dalam penjelasannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Drs. Melfi menyampaikan bahwa selama diliburkan tersebut para siswa tetap menjalani proses belajar secara mandiri di rumah di bawah bimbingan guru. Para guru tetap melaksanakan kewajiban masuk sekolah dan merancang metoda pembelajaran secara daring (online) atau metoda lainnya yang dapat menjangkau para siswa. Dalam masa libur tersebut, diharapkan para orang tua membatasi aktivitas para siswa di luar rumah dan agar tidak memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan perjalanan berwisata.             

 

Selanjutnya, Pemko akan terus menggiatkan upaya-upaya pencegahan penyebaran COVID-19 seperti: melanjutkan penyemprotan cairan disinfektan di berbagai obyek dan fasilitas umum, menjadikan RS Ahmad Muchtar sebagai satu-satunya rumah sakit rujukan penanganan masyarakat yang berstatus PDP, dan mengoptimalkan pemantauan kondisi warga oleh Lurah, Babinkamtibmas serta stake holder dimasing-masing kelurahan. Masing-masing instansi juga dihimbau berperanserta aktif dalam mensosialisasikan langkah-langkah pencegahan penyebaran COVID-19.

 

Terakhir, Wako Ramlan menghimbau agar warga Kota Bukittinggi juga proaktif dalam melakukan upaya pencegahan seperti melakukan pembatasan sosial (social distancing) dengan mengurangi aktivitas di keramaian, menerapkan pola hidup bersih dan sehat (mencuci tangan dengan sabun/cairan antiseptik) serta mengkonsumsi makanan bergizi.

LINK DIREKTORI