Berita Kota Bukittinggi

Desa Wisata Sanjai Dibekali Pembinaan Sadar Wisata Pengembangan Ekonomi Kreatif




Pemerintah kota Bukittinggi, melalui Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga, kembali melaksanakan pembinaan sadar wisata kepada masyarakat. Kali ini, kegiatan yang ditujukan kepada pelaku pariwisata pada kelurahan Manggis Gantiang, yang telah ditetapkan sebagai desa wisata Sanjai ini, dilaksanakan di Hotel Novotel, Selasa (30/07).

Kabid Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disparpora Bukittinggi, Suzi Yanti, menjelaskan, kegiatan ini bersumber dari dana DAK non fisik dana pelayanan kepariwisataan tahun 2019. Pembinaan diikuti oleh masyarakat pelaku kepariwisataan aktif. Dimana, tujuannya untuk meningkatkan serta memperdalam ilmu pengetahuan kepariwisataan untuk mendukung kualitas pariwisata.

“Kita berikan materi oleh narasumber dari Kepala Disparpora dan praktisi akademisi pariwisata. Pembinaan dilaksanakan selama tiga hari, Selasa 30 Juli hingga Kamis 1 Agustus 2019, di hotel Novotel,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala dinas pariwisata pemuda dan olahraga Bukittinggi, Erwin Umar, menyampaikan, destinasi wisata dan usaha kreatif di Bukittinggi terus menggeliat dan berkembang. Salah satunya di kelurahan Manggis Gantiang, yang memiliki potensi besar. Seperti, usaha kuliner kerupuk sanjai, bordiran dan bidang lainnya.

“Untuk menyamakan persepsi antara masyarakat dan pemerintah, perlu diadakan kegiatan pembinaan sadar wisata ini. Dengan potensi yang ada, desa wisata Sanjai, dapat menjadi salah satu destinasi utama para pengunjung untuk lokasi wisata ekonomi kreatif di Bukittinggi. Khususnya untuk kuliner kerupuk Sanjai dan bordir. Karena memang saat ini belum ada satu market khusus yang digerakkan untuk pengembangan ekonomi kreatif masyarakat. Namun ini yang tengah diusahakan, terutama di kelurahan Manggis Gantiang ini,” ungkap Erwin Umar.

Lebih lanjut, Kadisparpora, menjelaskan, kedepannya, pelaku usaha nantinya dibina dalam berbagai kegiatan termasuk melalui sekolah keluarga.

“Dengan demikian, sasaran dari kegiatan ini bagi desa wisata sanjai, untuk menggerakkan ekonomi masyatakat melalui pariwisata bidang ekonomi kreatif dapat diwujudkan. Sehingga semakin banyak pengunjung yang datang ke Bukittinggi, semakin meningkat pula kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Erwin Umar juga menambahkan, Bukittinggi akan mengembangkan pariwisata heritage dan modern dengan artian, pengembangan wisata tanpa meninggalkan agama, adat dan budaya. Sehingga pariwisata di Bukittinggi semakin terkenal di dunia sebagai salah satu destinasi pariwisata yang sejuk, alami, dengan menjunjung tinggi nilai agama, adat dan budaya.

Dalam kesempatan itu, Lurah Manggis Gantiang, M. Nur, mengucapkan terima kasih kepada Disparpora yang telah melaksanakan kegiatan ini untuk desa wisata sanjai.

“Kami bangga dengan pelatihan ini dan berkomitmen untuk masyarakat bersama dengan pemerintah memajukan pariwisata bidang ekonomi kreatif, sebagai salah satu destinasi wisata di Bukittinggi,” ulasnya. (Ylm)

 

LINK DIREKTORI