Berita Kota Bukittinggi

Bukittinggi Borong 3 Penghargaan pada Acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2020


Kota Bukittinggi meraih penghargaan Anugerah Badan Publik dengan predikat "Informatif" dan peringkat ke dua Keterbukaan Informasi Publik kategori Kabupaten/Kota oleh Komisi Informasi Sumatera Barat pada acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik dan Achievment Motivation Person Award 2020, yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Grand Zuri Hotel Padang,  Rabu (25/11). 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan diterima oleh Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi Yuen Karnova yang turut dihadiri oleh pimpinan badan publik se-Sumatera Barat. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengucapkan selamat kepada badan publik dan pribadi yang mendapatkan penghargaan tertinggi dari Komisi Informasi Sumatera Barat.  Hari ini 16 (enam belas) badan publik dinyatakan berpredikat "informatif" di Sumatera Barat dan Irwan Prayitno sangat bangga akan hal itu. 
Menurut Irwan, keterbukaan informasi merupakan sebuah keniscayaan bagi badan yang mengelola keuangan. Saat badan publik yang mengelola keuangan, wajib menerapkan sistem terbuka pada informasi publik-nya. Karena itulah ada Komisi Informasi yang akan melakukan pengawasan dan penilaian, agar lembaga yang mengelola informasi publik menerapkan hal itu. Tidak boleh ada informasi publik yang ditutupi. Memang keterbukaan bukan pada semua hal, ada pengecualiaan tapi itu sedikit sekali, diantaranya rahasia Negara dan informasi pribadi. “Rahasia Negara dan informasi pribadi memang tidak boleh diungkap ke publik,” ujar Irwan Prayitno. 

Ketua Komisi Informasi Sumbar, Novel Wiskal, mengatakan Komisi Informasi Sumatera Barat mengapresiasi badan publik yang terus berkomitmen dalam keterbukaan informasi sebagai upaya dalam mengimplementasikan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Tahun lalu sebanyak 13 (tiga belas) badan publik dianugerahi berpredikat "informatif", tahun ini mengalami peningkatan menjadi 16 (enam belas) badan publik. 

Novel melanjutkan, sebanyak 236 badan publik dari 10 kategori berpartisipasi dalam mengisi kuisoner penilaian. Dalam tahapannya, Komisi Informasi Sumatera Barat melakukan proses penilaian, mulai dari verifikasi kuisioner, website, data dukung, visitisasi dan presentasi oleh badan publik. Hasilnya 16 badan publik dinyatakan berpredikat "informatif", salah satunya diterima Kota Bukittinggi.

“Kegiatan Anugerah ini kita gelar sebagai apresiasi kepada badan publik yang bekerja tanpa lelah di tengah pandemi dalam menjalankan keterbukaan informasi publik. Untuk penyelenggaraan acara anugerah kita menerapkan protokol kesehatan ketat seperti, wajib pakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” jelas Novel.

Disamping pemberian anugerah keterbukaan informasi publik, Komisi Informasi Sumbar juga memberikan penghargaan kepada tokoh yang memiliki komitmen dalam keterbukaan informasi publik berupa Achievement Motivation Person Award 2020 yang salah satunya diterima oleh Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi Yuen Karnova,SE, ME.
Penerimaan Penghargaan Achievement Motivation Person Award oleh Yuen Karnova itu dalam kiprahnya menginisiasi terbentuknya aplikasi PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) yang menjadi contoh di Sumatera Barat. Aplikasi PPID yang dibangun Kota Bukittinggi telah memanfaatkan basis data kependudukan Kota Bukittinggi, dimana dengan mengunjungi aplikasi tersebut, masyarakat akan mendapatkan beragam informasi publik tentang kota Bukittinggi.

Sementara Pjs. Walikota Bukittinggi Zaenuddin saat dimintai keterangannya mengatakan sangat bangga atas penghargaan predikat "informatif" yang diterima Bukittinggi pada Anugerah Badan Publik tahun 2020. Dengan penghargaan yang diterima oleh Bukittinggi, menunjukkan kerja terukur dalam keterbukaan informasi publik sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. “Terima kasih kepada SKPD dan aparatur kota Bukittinggi yang telah bekerja keras mewujudkan keterbukaan informasi publik di Bukittinggi. Terima kasih juga kepada Komisi Informasi yang selalu memotivasi kita agar mengikuti undang-undang untuk membuka informasi ke publik,” tutup Zaenuddin.

LINK DIREKTORI