Berita Kota Bukittinggi

ALUMNI FH UMSB SEMINAR SEHARI TENTANG SEMA NO. 4/ 2016




Alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) Bukittinggi mengadakan Seminar Up Grading di Rocky Hotel, Sabtu (18/03). Seminar bertemakan “Penerapan SEMA No. 4/ 2016 sebagai Pedoman Pelaksanaan Tugas bagi Pengadilan dan  Akses Pencari Keadilan yang Semakin Terukur” itu menghadirkan DR. H. Zahrul Rabain, SH, MH (Hakim Agung RI) sebagai pemateri utama dan H. Rahmat Wartira, SH (Praktisi Hukum) serta Sukmareni, SH, MH (Dekan Fakultas Hukum UMSB) sebagai pemateri lainnya. Seminar dibuka langsung Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias.

DR. Miswardi, SH, MH Ketua Pelaksana yang juga Ketua Alumni melaporkan alumni sengaja mengangkat acara seminar ini sebagai bentuk dedikasi dan tanggung jawab Alumni terhadap perkembangan hukum di negeri ini. SEMA No. 4/ 2016 yang akan kita diskusikan hari ini merupakan jawaban atas fenomena hukum  yang belum terakomidir. Alumni menganggap sangat perlu mendiskusikan SEMA ini dengan mengundang aparat dan praktisi hukum agar ada pemahaman yang sama. Untuk itulah sengaja dihadirkan DR. H. Zahrul Rabain, SH, MH  yang turut serta melahirkan SEMA ini.

Miswardi melanjutkan seminar bertujuan sebagai ajang silaturahmi dan temu ramah antar alumni. Tidak itu saja seminar juga bertujuan berbagi ilmu/ up grading ilmu hukum sehingga ada keterbaruan ilmu bagi alumni, khususnya hukum acara. Selanjutnya memperkuat eksistensi akumni Fakultas Hukum UMSB dengan ikut serta memberikan pencerahan keilmuan dan pembangunan hukum. Seminar berlangsung sehari penuh dan diikuti peserta dari unsur pengadilan/ hakim, kejaksaan/ jaksa, polisi, advokat, ASN, Swasta dan Dosen.

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dalam sambutannya melihat SEMA ini sangat berguna bagi aparatur ASN dan praktisi. Karena berkaitan untuk menyelesaikan kasus yang ada. Ramlan sangat mengapresiasi SEMA ini terutama berkaitan dengan korupsi. Jelas penting bagi kita semua. Ramlan berharap acara ini menambah ilmu pengetahun kita. Ramlan melihat, perlu sosialisasi yang lebih jelas untuk memberikan informasi yang jelas. Ramlan juga menyoroti beberapa aturan hukum dibidang keuangan Negara yang dikeluarkan Kementrian yang berbeda malah saling bertolak belakang ketentuannya. Sehingga pemerintah daerah dan pihak terkait menjadi tidak satu persepsi.  

Dalam kesempatan itu, Ramlan membuka kesempatan kepada alumni ataupun Fakultas Hukum berupa bantuan anggaran untuk mengadakan seminar yang berbobot seperti ini. Tujuannya untuk lebih memberikan pengetahuan hukum bagai aparatur maupun praktisi yang membutuhkan. (fika)

  • 21-12-2016

    Kegiatan Ulang Tahun Kota Bukittinggi yang ke-232

LINK DIREKTORI